Lagi
dan lagi…
Tidak
tahu mengapa, perempuan diidentikkan dengan tangisan. Ya, mungkin itulah fitrah
dari-Nya, bagi seorang makhluk yang melalui perantaranya dapat melahirkan
seorang anak.
Rasa
sedih atau kebahagiaan mampu membuat perempuan dimanapun meneteskan air
matanya. Fitrah yang semakin membuat perempuan terlihat lemah, diantara lelaki.
Biasanya
juga, jika keinginan yang begitu urgen menurut seorang perempuan tidak
terpenuhi, maka salah satu jalan meluapkan kekecewaan dengan menangis. Meskipun
aku berusaha mengerti, tapi tetap saja air mata yang telah ditakdirkan ini,
tidak mampu kubendung. Ya, karena aku seorang perempuan.
Apa
yang aku lakukan. Hanya berusaha meredam kesalahpahaman diantara keluarga. Dengan
sabar kuhadapi semua. Tapi cobaan terus menghadang. Ada-ada saja yang membuat
kesalahpahaman itu. Maafkan aku. Aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk kali ini.
salah satu lagu saat kesedihan melandaku............. :(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar