Kamis, 22 Oktober 2015

Arti Sebuah Cincin

            CINCIN…
            Cincin identik dengan perempuan. Bahkan cincin yang tersemat pada jari manis seorang perempuan, biasanya disimpulkan jika perempuan itu sudah terikat dengan lawan jenisnya. Bahkan terikat hubungan suami-istri.

            Baik itu cincin yang terbuat dari emas, maupun yang terbuat dari perak. Semuanya dicap seperti itu. Bukan hanya aku memakai cincin karena memang dari semua jenis aksesoris, cincin adalah benda yang lebih menarik hati untuk menggunakannya. Tapi, juga untuk menjaga-jaga para lebah-lebah diluar sana.

            Ceritanya seperti ini. Ada seorang lelaki yang menanyakan perihal cincin yang aku kenakan itu. Tidak hanya lelaki bahkan beberapa orang yang aku temui bertanya-tanya tentang sebuah cincin yang melekat di kedua jari manisku.

            “Siapa yang memasangkan itu di jari ta’” dengan logat Sulawesi, lelaki itu menunjuk pelan tanganku.

            Aku spontan kaget dengan perkataan itu. Dengan sedikit salah tingkah, aku menyembunyikan kedua tanganku kearah belakang tubuhku. Sebab sadarku mengatakan jika lelaki ini sudah memperhatikan tanganku entah mulai kapan. Terlebih tanganku tidak secantik tangan para artis bahkan model-model perempuan diluar sana.

            “Hmmm… Kenapa nanya seperti itu?” Aku berusaha ngeles sebelum menjawab pertanyaannya. Dalam hatiku mulai mencari cara bagaimana menjawab pertanyaannya. Terkadang dibalik perkataan laki-laki ada maksud lain yang ingin diketahuinya. Aku harus menyiapkan jawaban yang pas untuk tidak terjadi hal-hal yang tidak aku harapkan.

            Rasanya aku harus berkata bohong. Padahal aku benci untuk berbohong. Tapi, jika aku jujur. Aku takut jika akan kewalahan menghadapi semuanya dengan maksud yang lain padaku. Lagi-lagi aku benci dihadapkan pada hal seperti itu.

            “Jawab dong, sudah tunangan?” Tanyanya lagi padaku yang tidak menjawab pertanyaannya sedari tadi.

            Iyakan sajalah, daripada akan rumit nantinya.

            Memakai cincin memang bisa melindungi dari orang-orang yang doyan menggombal. Tapi kata orang, memakai aksesoris mahal juga mengundang pencuri untuk mendekat pada kita.
            Waaa, jadi solusinya gimana dong? J


             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar