CINCIN…
Cincin
identik dengan perempuan. Bahkan cincin yang tersemat pada jari manis seorang
perempuan, biasanya disimpulkan jika perempuan itu sudah terikat dengan lawan
jenisnya. Bahkan terikat hubungan suami-istri.
Baik
itu cincin yang terbuat dari emas, maupun yang terbuat dari perak. Semuanya
dicap seperti itu. Bukan hanya aku memakai cincin karena memang dari semua
jenis aksesoris, cincin adalah benda yang lebih menarik hati untuk
menggunakannya. Tapi, juga untuk menjaga-jaga para lebah-lebah diluar sana.
Ceritanya
seperti ini. Ada seorang lelaki yang menanyakan perihal cincin yang aku kenakan
itu. Tidak hanya lelaki bahkan beberapa orang yang aku temui bertanya-tanya
tentang sebuah cincin yang melekat di kedua jari manisku.
“Siapa
yang memasangkan itu di jari ta’” dengan logat Sulawesi, lelaki itu menunjuk
pelan tanganku.
Aku
spontan kaget dengan perkataan itu. Dengan sedikit salah tingkah, aku
menyembunyikan kedua tanganku kearah belakang tubuhku. Sebab sadarku mengatakan
jika lelaki ini sudah memperhatikan tanganku entah mulai kapan. Terlebih
tanganku tidak secantik tangan para artis bahkan model-model perempuan diluar
sana.
“Hmmm…
Kenapa nanya seperti itu?” Aku berusaha ngeles sebelum menjawab pertanyaannya.
Dalam hatiku mulai mencari cara bagaimana menjawab pertanyaannya. Terkadang
dibalik perkataan laki-laki ada maksud lain yang ingin diketahuinya. Aku harus
menyiapkan jawaban yang pas untuk tidak terjadi hal-hal yang tidak aku
harapkan.
Rasanya
aku harus berkata bohong. Padahal aku benci untuk berbohong. Tapi, jika aku
jujur. Aku takut jika akan kewalahan menghadapi semuanya dengan maksud yang
lain padaku. Lagi-lagi aku benci dihadapkan pada hal seperti itu.
“Jawab
dong, sudah tunangan?” Tanyanya lagi padaku yang tidak menjawab pertanyaannya
sedari tadi.
Iyakan
sajalah, daripada akan rumit nantinya.
Memakai
cincin memang bisa melindungi dari orang-orang yang doyan menggombal. Tapi kata
orang, memakai aksesoris mahal juga mengundang pencuri untuk mendekat pada
kita.
Waaa,
jadi solusinya gimana dong? J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar