Rabu, 12 November 2014

Mimpi Baik Or Buruk?


عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ إِنْ كُنْتُ لَأَرَى الرُّؤْيَا تُمْرِضُنِي قَالَ فَلَقِيتُ أَبَا قَتَادَةَ فَقَالَ وَأَنَا كُنْتُ لَأَرَى الرُّؤْيَا فَتُمْرِضُنِي حَتَّى سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ مِنْ اللَّهِ فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يُحِبُّ فَلَا يُحَدِّثْ بِهَا إِلَّا مَنْ يُحِبُّ وَإِنْ رَأَى مَا يَكْرَهُ فَلْيَتْفُلْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثًا وَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشَرِّهَا وَلَا يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا فَإِنَّهَا لَنْ تَضُرَّهُ
Artinya:
Dari Abu Salamah, dia berkata, "Saya pernah bermimpi yang membuat saya sedih. Setelah itu, saya bertemu Abu Qatadah. Lalu ia pun mengatakan kepada saya, 'Saya juga pernah bermimpi yang membuat saya sedih, sehingga saya mendengar Rasulullah bersabda, 'Sesungguhnya mimpi yang baik itu adalah dari Allah. Apabila kamu bermimpi yang kamu senangi, maka janganlah ceritakan kecuali kepada orang yang senang kepadamu. Jika kamu bermimpi yang tidak kamu sukai, maka meludahlah tiga kali ke kiri dan berlindunglah kepada Allah dari kejahatan syetan dan keburukan mimpi tersebut serta janganlah kamu menceritakannya kepada orang lain. Dengan demikian, mimpi tersebut tidak akan mencelakakanmu.'  {Muslim 7/51-52}

            Beranjak dari hadis muslim di atas, maka Vio teringat dengan salah satu mimpi yang sebenarnya membuat Vio kaget. Kejadian yang entah mengapa, hadir mewarnai mimpi dalam tidur malam Vio.

            Vio bingung, mimpi itu termasuk dalam mimpi yang baik atau mimpi yang buruk. Sebab, menurut Vio sendiri, tidak setuju dengan kejadian itu. Vio tidak menginginkan, jika mimpi itu jadi kenyataan. Tapi, Vio juga teringat dengan ayat al-Qur’an yang kurang lebih seperti ini isinya: Sesuatu yang buruk menurut kita, belum tentu buruk menurut Allah, dan begitupun sesuatu yang baik menurut kita, belum tentu baik menurut Allah.

            Tapi, aku sangat berharap, jika mimpi itu hanya sekedar warna-warni bunga tidur semata. Entah itu baik atau tidak, yang jelas, saya tidak bisa menerima jika mimpi itu adalah kebenaran nantinya.

            Ya Rabb…

         Ya Rabbi, aku mohon petunjuk-Mu, aku ingin jika sosok dia memang orang yang baik menurut-Mu maka Engkau benarkan dia dalam hatiku. Tapi, jika dia orang yang salah, maka jauhkanlah.

     Ku sangat berharap Ya Rabb, sosoknya adalah orang yang aku kagumi, sosok yang menggetarkan hati ini, saat dia melantunkan ayat-ayat al-Qur’an. Sosok yang membuat aku terbesit percaya, ketika dia bertutur kata. Serta sosok yang memberi keteduhan pada bola mataku, tatkala dia menghormati kedua mahkotaku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar