Mama
sayang…
Mama
belahan jiwaku…
Mama…
Nanda rindu sama mama, Nanda kangen sama mama, Nanda sangat sayang sama mama…
Ma’…
Apakah Nanda sangat berdosa pada Allah? Apakah Allah benci pada Nanda? Dan
apakah nanda telah durhaka pada mama, sehingga Allah murka pada Nanda…
sehingga, Allah mengambil Mama dari Nanda…
Ma’,,,
dengarkan Nanda, dengarkan suara rindu anakmu ini… Mama jangan ikut marah pada
Nanda. Ma’, jika itu bisa, maka Nanda akan ikut sama mama. Tapi Nanda juga
takut, Nanda takut pada Allah. Nanda takut, jika Allah menghukum mama gara-gara
Nanda, Nanda takut, jika Allah membuat mama merasakan panasnya api neraka
disebabkan karena kelakuan Nanda di dunia. Nanda takut ma… izinkanlah Nanda
menggerahkan sekuat tenaga dan hati Nanda agar terus mengumpulkan
mutiara-mutiara surge itu.
Ma,
maafkan Nanda. Maafkan Nanda, Ma’….
Ma’…
Nanda teringat salah satu mimpi nanda, ketika mama ingin menjemput Nanda, tapi
Nanda menolak,,, bukannya Nanda benci mama, bukannya Nanda tidak cinta sama
mama, tapi lagi-lagi rasa ketakutan ku itulah alasannya… biarlah Nanda berusaha
di dunia ini dengan kebaikan, biarlah umur yang diberikan Allah pada Nanda ini,
bisa membawa Mama ke JANNAH –Nya, begitu juga dengan Bapak dan adik.
Nanda ingin, kita semua kelak berada dalam tempat itu, tempat dimana semua
pasang mata ingin kesana, tanpa hisab.
Ma’… sekali
lagi, maafkan Nanda…
Nanda memang
tidak sepintar dan secerdas orang-orang di luar sana. Tapi, Nanda bangga dengan
akhlak yang dianugrahkan pada Nanda, akhlak yang sepertinya tertuang dari diri
mama juga. Ma, aku bangga, aku bangga punya ibu seperti mama, punya Ayah
seperti Bapak, dan punya adik seperti dede’.
Rindu untukmu
Ma’…
Dalam Q.S AL-Ahqaf 46:15.
وَوَصَّيْنَا
ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ إِحْسَٰنًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ
كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُۥ وَفِصَٰلُهُۥ ثَلَٰثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ
أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ
نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ
صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِىٓ ۖ إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ
وَإِنِّى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ
Terjemahnya: Kami perintahkan
kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya
dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya
sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa
dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah
aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan
kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau
ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku.
Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk
orang-orang yang berserah diri".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar